Home 150 Berita 150 PRA RAKORDA BKKBN Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2016

PRA RAKORDA BKKBN Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2016

IMG_1776[1]

Pra Rapat Koordinasi Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2016 dilingkungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dilaksanakan pada tanggal 21 Juni 2016 bertempat di Hotel Kapuas Palace, Pontianak.

Pada kegiatan Pra-Rakorda BKKBN kali ini secara langsung dibuka oleh Kepala BKKBN Republik Indonesia bapak Surya Chandra Surapaty dengan Tema “Sinergitas Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan Mitra Kerja dalam Mendukung Pembangunan Bidang Pengendalian Penduduk dan KB Guna Mewujudkan Nawa Cita”

Rakorda Program KKBPK merupakan kegiatan yang sangat strategis untuk untuk meningkatkan sinergitas, komitmen, dan dukungan Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan Program KKBPK agar dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. bersama-sama membahas arah kebijakan dan strategi dalam mewujudkan Agenda Prioritas Pembangunan Nasional (Nawa Cita) Pemerintahan periode 2015-2019 dan mengembangkan upaya pencapaian sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), khususnya pembangunan bidang pengendalian penduduk dan KB. Yang nantinya dalam pelaksanaan berbagai kegiatan prioritas di lapangan dibutuhkan kerangka kerja yang dapat menjembatani sinergitas arah kebijakan, strategi, dan implementasi program/kegiatan di seluruh tingkatan wilayah.

Seperti yang kita ketahui BKKBN adalah salah satu kementerian/lembaga (K/L) yang mendapatkan mandat untuk turut mewujudkan Nawa Cita, khususnya Cita ke-3 “membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam rangka negara kesatuan”, Cita ke-5 “meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia”, serta Cita ke-8 “melakukan revolusi karakter bangsa”.

Dalam Strategi Pembangunan (Dimensi Pembangunan) BKKBN berada pada Dimensi Pembangunan Manusia (Dimensi Pembangunan Kesehatan dan Mental/Karakter). Dengan demikian, BKKBN harus turut berkontribusi melaksanakan Revolusi Mental. Menurut Bung Karno, dalam pidatonya pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1957, Revolusi Mental adalah “suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia menjadi manusia yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala”. Dengan Revolusi Mental, mari kita bangun bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang terdepan dalam segala bidang.

“Ini berarti kita harus mengevaluasi kembali berbagai kegiatan prioritas agar lebih efektif dan efisien, mendukung upaya pencapaian target/sasaran pembangunan baik nasional maupun daerah, serta dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat” kata Surya Chandra Surapaty dalam sambutannya.

Kepala BKKBN RI menambahkan “Dalam hal ini, kita juga harus mewujudkan sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Berbagai target/sasaran strategis, terutama dalam pembangunan bidang pengendalian penduduk dan KB, harus dapat kita capai bersama dengan koordinasi yang baik antara BKKBN dan Pemerintah Daerah (provinsi maupun kabupaten/kota) serta mitra kerja dan para pemangku kepentingan di seluruh tingkatan wilayah.”

About bangfad

Bangfad - Seorang blogger yang sering kehilangan ide menulis saat didepan komputer, telah lama belajar website yang saat itu masih bernama "homepage" hingga berubah nama menjadi "blog" namun sampai sekarang masih terlihat "cupu" namun tetap mencoba eksis di dunia Blog dan Review.

Check Also

Ide Unik “Tugu Kuntilanak” Ramaikan Media Sosial

Ide Unik “Tugu Kuntilanak” yang digagas oleh Kadis Porpar Kalimantan Barat, Kartius berwacana akan mendirikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *